Senin 27 Nov 2023 21:20 WIB

Ganjar Percaya Aparat Jaga Netralitas pada Pilpres 2024

Tiga paslon membacakan deklarasi pemilu damai, tertib, dan taat hukum.

Rep: Febryan A/ Red: Agus raharjo
Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo menjawab pertanyaan jurnalis saat menghadiri acara Deklarasi Kampanye Pemilu Damai di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Senin (27/11/2023). KPU resmi membuka Deklarasi Kampanye Pemilu Damai 2024 yang dihadiri pasangan capres dan cawapres dari nokor urut 1, 2 dan 3 serta petinggi partai politik peaerta pemilu 2024. Masa kampanye akan dimulai selama 75 hari mulai tanggal 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, 11-13 Februari masa tenang dan pemungutan suara akan digelar pada 14 Februari 2024.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo menjawab pertanyaan jurnalis saat menghadiri acara Deklarasi Kampanye Pemilu Damai di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Senin (27/11/2023). KPU resmi membuka Deklarasi Kampanye Pemilu Damai 2024 yang dihadiri pasangan capres dan cawapres dari nokor urut 1, 2 dan 3 serta petinggi partai politik peaerta pemilu 2024. Masa kampanye akan dimulai selama 75 hari mulai tanggal 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, 11-13 Februari masa tenang dan pemungutan suara akan digelar pada 14 Februari 2024.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengapresiasi komitmen yang dibuat Kapolri dan Panglima TNI untuk bersikap netral sepanjang gelaran Pemilu 2024. Dia juga mengapresiasi para kompetitornya dan semua partai politik yang meneken deklarasi kampanye damai.

Ganjar yakin Polri dan TNI akan melaksanakan komitmen netralitas tersebut. "Kami sangat percaya seluruh penyelenggara pemilu dan aparatur akan melaksanakan dengan sungguh-sungguh," ujarnya ketika berpidato singkat dalam acara Rakornas Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Pemilu 2024 di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Senin (27/11/2023).

Baca Juga

Dijadwalkan, masa kampanye akan dimulai pada Selasa (27/11/2023). Ganjar menyebut, dirinya dan Mahfud menghormati dan berterima kasih atas komitmen yang telah dibuat para aparat. Dia berharap agar komitmen itu dibuktikan di lapangan.

"Tugas kira hari ini adalah melaksanakan komitmen dan kata-kata yang sudah kita tandatangani," kata capres yang diusung PDIP itu.

Dalam acara tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Agus Subiyanto meneken prasasti komitmen netralitas jajaran Polri dan TNI. Selain itu, tiga pasangan capres-cawapres dan perwakilan pengurus pusat dari 18 partai politik juga membacakan deklarasi pemilu damai, tertib, dan taat hukum.

Sementara itu, Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja mengatakan, penegakkan peraturan pemilu akan disertai netralitas aparatur penyelenggara pemilu dan personel TNI dan Polri.

"Kami akan yakinkan kepada peserta pemilu bahwa suara satu di TPS akan bertahan sampai dengan satu di tingkat rekapitulasi nasional nanti," ujarnya ketika membuka acara tersebut.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement