Rabu 29 Nov 2023 15:21 WIB

Gus Miftah Ajak Gibran Mondok Sehari untuk Serap Aspirasi Santri

Fokus lokasi pesantren yang akan disambangi adalah Jateng dan Jatim.

Rep: C02/ Red: Agus raharjo
Gus Miftah menyambangi Gibran Rakabuming di balai kota Solo, Rabu (29/11/2023).
Foto: Republika/Alfian Choir
Gus Miftah menyambangi Gibran Rakabuming di balai kota Solo, Rabu (29/11/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO–Pengasuh Ponpes Ora Aji Yogyakarta, Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) bakal mengajak calon wakil presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka untuk mondok sehari untuk menyerap aspirasi santri.

"Kita punya program untuk beliau (Gibran) itu 'Sambang Pesantren Serap Aspirasi Santri' saya pengen beliau merasakan untuk menyerap aspirasi pesantren mondok semalem mondok dimana gitu, gimana pesantren, aspirasi apa sih yang dikehendaki pesantren di era modern seperti apa sih," kata Gus Miftah usai bertemu dengan Gibran di balai kota Solo, Rabu (29/11/2023).

Baca Juga

Gus Miftah mengatakan fokus lokasi pesantren yang akan disambangi adalah di daerah Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim). Menurutnya lantaran di dua provinsi tersebut dinilai memiliki banyak ponpes yang historis.

"Di Jateng dan Jatim, pondok-pondok yang santrinya banyak, ada historinya. Itu seperti di Ponpes Somalangu Kebumen, itu kan termasuk pondok paling tua, kita bisa masuk ke situ.( alasannya?) Karena ponpes terbesar di Indonesia itu di Jatim dan Jateng," ujarnya.

Kendati demikian, untuk kapan dilangsungkan program tersebut masih menyesuaikan jadwal putra sulung Presiden Jokowi. "Untuk waktunya kapan, sedang kita sesuaikan jadwalnya sama beliau. Nanti kita atur," katanya.

Di sisi lain, Gus Miftah mengibaratkan kiai kampung itu seperti bagian infanteri. Pasalnya mereka yang berinteraksi langsung serta menjadi garda depan menjaga keberlangsungan aqidah ahlussunnah wal jamaah.

"Saya merasa mereka itu orang-orang yang secara doa lebih mustajab karena beliau orang-orang ikhlas dan sangat kompeten di bidangnya serta urgen di masyarakat. Ini dari dulu sudah kita komunikasikan," tegas dia.

Kendati demikian, Gus Miftah menegaskan program tersebut hanya sekadar untuk menarik simpati para kiai di ajang pilpres. Ia berharap program tersebut dapat berjalan seterusnya.

"Saya tidak mau kemudian mereka merasa dimanfaatkan hanya untuk sekedar hajatan pilpres, pilkada, atau pileg. Tetapi memang kita buat kepengurusan supaya kedepan juga bisa menjaga, jadi hanya ini tidak hanya berlangsung sampai kampanye berakhir tapi seterusnya," ujarnya.

"Ke depan ketika Mas Prabowo dan Mas Gibran sesuai yang kita doakan bisa jumeneng. Maka kiai-kiai ini yang kita minta untuk memberikan masukan," sambung dia.

Sementara itu, Cawapres Gibran Rakabuming Raka mengatakan pertemuan dengan Gus Miftah tersebut hanya silaturahmi semata. "Silaturahmi saja ya," kata Gibran singkat.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement