Kamis 30 Nov 2023 01:56 WIB

Ditanya Soal Isu Hendropriyono Gabung TPN Ganjar-Mahfud, Ini Jawaban Arsjad Rasjid

Hendropriyono diisukan menjabat sebagai anggota Dewan Penasihat TPN Ganjar-Mahfud.

AM Hendropriyono
Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang
AM Hendropriyono

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid, merespons isu eks Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono masuk dalam daftar TPN Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024. Nama Hendropriyono diisukan menjabat sebagai anggota Dewan Penasihat di bawah Puan Maharani sebagai ketua. 

"Nanti kami akan menjelaskan mengenai hal tersebut," ujar Arsjad konferensi pers crowdfunding (penggalangan dana massal) untuk pemenangan Ganjar-Mahfud di Gedung High End, Jakarta, Rabu (29/11/2023).

Baca Juga

Hendropriyono tercatat bersama 24 nama lain di jajaran Dewan Penasihat TPN Ganjar-Mahfud. Mereka seperti mantan Kapolri Da'i Bachrtiar, eks politikus senior Partai NasDem, Siswono Yudo Husodo, Menkumham Yasonna Laoly, Yenny Wahid, hingga mantan Menteri Luar Negeri era Gus Dur, Alwi Shihab.

Kendati demikian, Arsjad enggan menjelaskan hal itu lebih lanjut. Ia pun harus memastikan terlebih dahulu terkait nama Hendropriyono yang masuk ke dalam struktur TPN Ganjar-Mahfud.

"Ini daftarnya saya pikir sudah diinikan (susun). Nanti sekalian diberikan daftarnya, jadi jangan sampai salah," katanya menjelaskan.

"Nanti lebih baik aku jabarkan jadi dengan demikian, kadang-kadang informasi yang ada dan ini belum jelas kalau kami belum keluarkan secara konteks. Nah jadi nanti kami keluarkan ya," kata Arsjad.

KPU RI pada Senin, (13/11/2023), telah menetapkan tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden menjadi peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024. Hasil Pengundian dan penetapan nomor urut peserta Pilpres 2024 pada Selasa, (14/11), pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.

KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Kemudian, jadwal pemungutan suara pada 14 Februari 2024.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement