Kamis 07 Dec 2023 00:51 WIB

KPU Buka Peluang Gandeng Youtuber Jadi Moderator Debat Capres-Cawapres

KPU membuka peluang untuk mengajak Youtuber menjadi moderator debat capres-cawapres.

Rep: Febryan A/ Red: Bilal Ramadhan
Ketua KPU RI Hasyim Asy
Foto: Republiika/Febryan A
Ketua KPU RI Hasyim Asy

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menyiapkan sejumlah kandidat moderator debat capres dan cawapres Pilpres 2024. KPU membuka peluang bagi Youtuber dan konten kreator menjadi moderator.

Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari menjelaskan, moderator bertugas memoderasi jalannya debat antar capres atau antar cawapres. Dalam setiap lima debat yang digelar KPU, akan ada dua moderator yang terdiri atas perempuan dan laki-laki.

Baca Juga

Hasyim menyebut, pihaknya masih menimbang-nimbang siapa yang tepat menjadi moderator. Karena itu, KPU mempersilakan tim sukses tiga pasangan capres-cawapres untuk mengusulkan calon moderator hingga Jumat (8/12/2023).

Ketika ditanya apakah moderator adalah jurnalis seperti debat-debat sebelumnya, Hasyim tak memberikan jawaban lugas. Dia hanya mengatakan bahwa yang akan menjadi moderator adalah orang yang sudah biasa tampil di hadapan kamera.

"Ya ada kemungkinan (youtuber dan konten kreator), tapi intinya kan karena ini yang akan menyiarkan televisi, kira-kira orang yang friendly dan familiar lah dengan kamera televisi," kata Hasyim usai rapat penentuan format debat dengan perwakilan tim sukses di Kantor KPU RI, Jakarta, Rabu (6/12/2023).

Hasyim memastikan bahwa sosok yang terpilih sebagai moderator adalah orang-orang yang menguasai isu-isu terkait tema debat. Dia juga menyebut bahwa moderator nantinya akan bisa melemparkan pertanyaan pendalaman kepada capres ataupun cawapres.

Masih terkait pelaksanaan debat, Hasyim menyebut setiap pasangan capres-cawapres hanya boleh membawa 50 orang. Hanya 50 orang yang memiliki undangan itu lah yang boleh masuk ke arena debat.

KPU RI telah memutuskan urutan dan tema debat Pilpres 2024. Debat pertama akan menjadi ajang adu gagasan bagi para capres, yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo. Tema debat perdana itu adalah pemerintahan, hukum, HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga. Debat pertama akan digelar di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, pada 12 Desember 2023.

Debat kedua akan mempertemukan para cawapres, yakni Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka, Mahfud MD. Temanya adalah ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN dan APBD, infrastruktur dan perkotaan. Debat kedua ini akan digelar pada 22 Desember 2023, tapi KPU belum memutuskan lokasinya.

Debat ketiga kembali mempertemukan para capres. Mereka akan beradu gagasan tentang pertahanan, keamanan, hubungan internasional, dan geopolitik. Pelaksanaannya pada 7 Januari 2024, tapi lokasinya belum ditentukan.

Debat keempat akan kembali menjadi ajang pertarungan gagasan antar cawapres. Tiga kandidat wakil presiden itu akan berdebat soal pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, serta masyarakat adat dan desa. Pelaksanaannya pada 21 Januari 2024, tapi lokasinya juga belum diputuskan.

Debat kelima kembali menjadi panggung bagi para capres. Tiga calon orang nomor 1 RI itu akan beradu gagasan terkait kesejahteraan sosial, kebudayaan pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi. Debat terakhir itu akan digelar di Kantor KPU RI pada 4 Februari 2024.

KPU RI juga telah memutuskan bahwa dalam lima kali gelaran debat itu, pasangan capres-cawapres sama-sama berada di atas panggung dan duduk bersebelahan. Kendati begitu, yang boleh berdebat atau berbicara hanya capres dalam debat antar capres dan cawapres dalam debat antar cawapres. Pendamping hanya boleh memberikan masukan kepada pasangannya untuk menjawab pertanyaan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement