Senin 11 Dec 2023 17:28 WIB

Populi: Responden Ingin Pilpres Satu Putaran, Prabowo-Gibran Paling Berpeluang

Populi Center sebut responden ingin Pilpres satu putaran, Prabowo-Gibran berpeluang.

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Bilal Ramadhan
Baliho gemoy pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Gibran terpasang di Jalan Magelang, Yogyakarta. Populi Center sebut responden ingin Pilpres satu putaran, Prabowo-Gibran berpeluang.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Baliho gemoy pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Gibran terpasang di Jalan Magelang, Yogyakarta. Populi Center sebut responden ingin Pilpres satu putaran, Prabowo-Gibran berpeluang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Survei Populi Center periode 28 November 2023 hingga 5 Desember 2023 menunjukkan mayoritas responden menginginkan Pemilihan Presiden 2024 berlangsung satu putaran. Dari 1.200 responden yang disurvei, 70,3 persen menginginkan satu putaran dan hanya 21,8 persen yang berharap dua putaran.

"Jumlah putaran dalam pilpres yang diikuti 3 kandidat kemungkinan besar berlangsung dua putaran atau 2 kali, apabila tidak ada yang mendapatkan 50 persen. Tetapi kita bertanya inginnya berapa, nah 70,3 persen menginginkan 1 putaran jumlahnya meningkat dari 64,9 persen," ujar Manajer Riset/Peneliti Populi Center Dimas Ramadhan dalam paparan survei nasional ”Dinamika Politik Jelang Debat Kandidat” pada Senin (11/12/2023).

Baca Juga

Sedangkan responden yang menjawab ingin 2 putaran sebanyak 21,8 persen, sedangkan yang tidak mempermasalahkan ada 4,3 persen dan tidak menjawab 3,6 persen.

Dimas menyampaikan, saat ditanya terkait seberapa yakin Pilpres akan selesai dalam satu putaran sebanyak 65,6 persen sedangkan yang tidak yakin sebesar 29,6 persen.

Sedangkan jika Pilpres berlangsung satu putaran, maka pasangan yang mungkin menang dalam satu putaran adalah Prabowo Subianto-Gibran dengan 46,8 persen. Sedangkan Ganjar Pranowo-Mahfud MD hanya mendapatkan 21,2 persen disusul Anies-Muhaimin 18 persen.

"Pasangan Prabowo Gibran dianggap yang paling mungkin menang dalam satu putaran," ujarnya.

Kemudian simulasi dua pasangan calon, jika Prabowo-Gibran melawan Anies Baswedan maka Prabowo-Gibran unggul 64 persen berbanding 25,7 persen.

Kemudian Prabowo-Gibran kembali unggul 61 persen jika melawan Ganjar Pranowo-Mahfud MD 29,1 persen. Sedangkan saat Ganjar-Mahfud melawan Anies-Muhaimin peluang Ganjar menang 46,3 persen.

Secara umum, Survei Populi Center dilakukan pada 28 November 2023 hingga 5 Desember 2023 kepada 1.200 responden menunjukkan elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul jauh dengan 46,7 persen. Sedangkan elektabilitas pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD berimbang dengan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan perolehan 21,7 persen.

"Jika pemilihan dilakukan hari ini dan calonnya adalah tiga pasangan calon berikut, Prabowo-Gibran mendapat dukungan 46,7 persen, Ganjar-Mahfud 21,7 persen serta Anies-Muhaimin 21,7 persen, sama ya," ujar Dimas.

Namun demikian, dari survei juga diketahui masih ada 8,1 persen pemilih yang belum memutuskan pilihannya. Sedangkan suara yang menolak menjawab ada 1,8 persen.

"Jadi kalau digabung kira-kira 9,9 persen yang masih bisa diperebutkan suaranya," ujarnya.

Survei Populi Center dilakukan pada 28 November 2023 hingga 5 Desember 2023 kepada 1.200 responden melalui metode wawancara tatap muka dengan menggunakan aplikasi survei Populi Center. Margin of error pada survei sebesar 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement