Senin 11 Dec 2023 22:48 WIB

Jelang Debat, TKN Kumpulkan Aktivis 98 Tegaskan Prabowo Bukan Pelanggar HAM

Budiman menegaskan tidak ada bukti secara hukum yang menyebut Prabowo kriminal.

Rep: Febryan A/ Red: Agus raharjo
Anggota Dewan Pakar sekaligus Direktur Juru Debat Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko ketika diwawancarai awak media di Media Center TKN, Jakarta Selatan, Kamis (7/12/2023).
Foto: Republika/Febryan A
Anggota Dewan Pakar sekaligus Direktur Juru Debat Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko ketika diwawancarai awak media di Media Center TKN, Jakarta Selatan, Kamis (7/12/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran mengumpulkan delapan mantan aktivis 1998 pendukung Prabowo-Gibran jelang gelaran debat perdana Pilpres 2024 dengan tema hukum hingga hak asasi manusia (HAM). Para mantan aktivis yang melengserkan Soeharto itu menegaskan Prabowo Subianto bukan pelanggar HAM.

Dari delapan orang itu, salah satu di antaranya adalah Budiman Sudjatmiko yang merupakan mantan ketua Umum PRD dan kini jadi anggota Dewan Pakar TKN. Lalu, ada dua politikus Partai Demokrat Andi Arief dan Rachland Nashidik. Kemudian, Natalius Pigai yang pernah menjadi anggota Komnas HAM periode 2012-2017.

Baca Juga

Pigai mengatakan, berdasarkan kesimpulan penyelidikan Komnas HAM hingga hari ini, nama Prabowo tidak tercantum sebagai pelanggar HAM. Pigai mengaku telah mengungkapkan hal ini sejak pekan lalu, tapi tidak ada yang protes.

"Itu artinya bahwa nama Prabowo tidak ada (sebagai pelanggar HAM). Berarti baik Prabowo, Ganjar maupun juga Anies sama-sama clear dan bersih," kata Pigai saat konferensi pers di Media Center TKN, Jakarta Selatan, Senin (11/12/2023).

Sebagai gambaran, Prabowo menjabat sebagai Danjen Kopassus TNI AD dari 1995 hingga 1998. Prabowo selama ini diduga terlibat dalam kasus penculikan aktivis 1998 yang dilakukan Tim Mawar Kopassus. Dugaan itu tak kunjung terbukti karena memang Prabowo tak pernah diadili sejak 25 tahun lalu.

Budiman Sudjatmiko juga menegaskan bahwa Prabowo bukan seorang kriminal. Sebab, Prabowo nyatanya selalu disahkan sebagai peserta Pilpres 2009, 2014, 2019, dan 2024.

"Prabowo pernah menjadi cawapres Megawati, dan dua kali sebagai capres (2014 dan 2019). Artinya Prabowo sudah disahkan secara undang-undang, sistem kepemiluan. Pak Prabowo fit, tidak ada bukti secara hukum yang mengatakan beliau adalah kriminal," kata Budiman.

Secara politik, lanjut dia, Prabowo juga tak bermasalah karena dia sudah jadi bagian dari demokrasi Indonesia sejak 25 tahun lalu. Bahkan, PDIP mengakui Prabowo tak bermasalah karena pernah menjadikannya cawapres pendamping Megawati.

"Pak Prabowo pernah menjadi cawapres (pendamping) Megawati tahun 2009. Artinya, pihak-pihak yang sekarang ini menjadi kompetitor kita dalam demokrasi juga pernah melakukan rekognisi, pengakuan bahwa tidak ada masalah dengan Prabowo secara politik," kata Budiman yang merupakan mantan politikus PDIP itu.

Debat perdana Pilpres 2024 akan digelar di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, besok, Selasa (12/12/2023) malam. Tema debatnya adalah pemerintahan, hukum, HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga. Prabowo akan adu gagasan dengan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement