Kamis 30 Nov 2023 19:13 WIB

Kampanye ke Glodok, Cak Imin Mengaku Ingin Tepis Isu Politik Identitas Anies

Menurut Cak Imin, Mas Anies justru mengembangkan toleransi selama jadi gubernur DKI.

Rep: Eva Rianti/ Red: Erik Purnama Putra
Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1, Abdul Muhaimin Iskandar.
Foto: Republika/Prayogi
Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1, Abdul Muhaimin Iskandar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon wakil presiden (cawapres) Koalisi Perubahan, Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin bertandang ke Pasar China Town atau kawasan pecinan di Glodok, Jakarta Barat pada Kamis (30/11/2023). Kunjungan Cak Imin pada hari ketiga kampanye itu bertujuan untuk menepis isu politik identitas yang kerap disematkan kepada pasangannya, Anies Rasyid Baswedan.

Cak Imin mengaku, dalam kunjungannya kali ini, ia bertemu dengan komunitas Tionghoa atau Konghucu, warga Kristen, hingga Buddha. Dia mengungkapkan, mendapatkan masukan berupa testimoni saat DKI Jakarta dipimpin oleh Anies pada periode 2017-2022. 

Baca Juga

"Mereka semua memberi testimoni kepada saya bahwa Mas Anies sebagai gubernur telah membuktikan bahwa dia bersikap adil dan bahkan mengembangkan apa yg menjadi harapan masyarakat," kata Imin kepada wartawan di Jakarta, Kamis. 

Dia mencontohkan, kebijakan Anies kala menjadi gubernur adalah membangun banyak tempat ibadah non-Muslim serta memberi kemudahan izin pembangunam gereja dan vihara di Jakarta yang sempat puluhan tahun tersendat. Selain itu, di kawasan China Town juga rutin diadakan Cap Go Meh untuk perkuat persatuan warga Jakarta dengan beragam budaya dan agama. 

"Artinya Mas Anies menjadi gubernur yangg sangat menjaga toleransi. Tidak benar bahwa ada isu politik identitas isu intoleransi, isu diskriminasi, alhamdulillah, saya mendapatkan testimoni yang lengkap di sini orang-orangnya ada semua yang jadi saksi dan menjadi bukti bahwa Mas Anies justru mengembangkan toleransi selama jadi gubernur," ungkapnya. 

Saat dikonfirmasi kedatangannya ke China Toen guna menepis politik identitas pada paslon nomor urut 1 itu, Cak Imin menjawabnya dengan mantap. "Betul. Kita telah membuktikan Mas Anies sebagai gubernur, saya selama menjadi menteri, selama menjadi legislator, selama bersama koalisi pemerintah menjadi kekuatan yang pro pada kebinekaan dan terus menjaga serta menjaga toleransi," katanya.

Cak Imin menepis tuduhan sebagian kalangan kepada Anies, yang selalu dikaitkan sebagai politik identitas. "PKB dan saya track record jelas, Mas Anies juga telah membuktikan sebagai pemimpin tidak seperti yang dituduhkan," kata ketua umum DPP PKB tersebut. 

Dalam kunjungannya ke Glodok, Cak Imin menyusuri sejumlah toko di pasar tersebut sekaligus menyapa para pedagang dan mendengarkan aspirasi dari masyarakat di Jakarta. Dia juga menyampaikan, kunjungannya ke pasar tersebut sekaligus mengingatkan agar masyarakat ikut serta memberikan suara pada 14 Februari 2024.

"Kita ingin mendukung pasar ini tetap tumbuh dan berkembang sekaligus saya menyapa masyarakat untuk mengingatkan Februari untuk memilih Amin nomor 1," kata Cak Imin.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement