Rabu 27 Dec 2023 13:21 WIB

Petani Tembakau Klaten Dukung Ganjar Permudah Ketersediaan Pupuk

Ganjar menilai perlu ada pabrik yang memproduksi pupuk dan mendistribusikan.

Rep: C02/ Red: Agus raharjo
Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo menyapa warga setempat saat hendak menginap di rumah warga di Dusun I Bolali, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (26/12/2023). Ganjar menginap di rumah warga dan berdialog dengan ratusan warga yang telah menunggunya saat safari kampanye di Solo Raya, Jawa Tengah.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo menyapa warga setempat saat hendak menginap di rumah warga di Dusun I Bolali, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (26/12/2023). Ganjar menginap di rumah warga dan berdialog dengan ratusan warga yang telah menunggunya saat safari kampanye di Solo Raya, Jawa Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, KLATEN–Petani tembakau di Kabupaten Klaten mengaku senang bisa bertemu dengan Ganjar Pranowo di Gudang Tembakau Empatlima Desa Mireng Kecamatan Trucuk, Klaten, Rabu (27/12/2023). Mereka mendukung Capres nomor urut 3 itu guna mempermudah ketersediaan pupuk khusus petani tembakau. 

Ganjar tiba di lokasi dan langsung menemui puluhan petani tembakau. Ganjar melakukan dialog bersama para petani tembakau. Selebihnya, Ganjar melihat kualitas tembakau yang tersedia di gudang tersebut. 

Baca Juga

Humas Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Klaten, Juwandi mengatakan bahwa ia mengapresiasi Ganjar yang telah memperjuangkan kemudahan petani tembakau untuk mendapatkan pupuk. 

"Iya sangat bagus, Pak Ganjar memikirkan petani tembakau dengan mempermudah mendapatkan pupuk," kata Juwandi, Rabu (27/12/2023).

Selama ini, petani tembakau khususnya di Klaten kesulitan mendapatkan pupuk. Bukan hanya tidak mendapat subsidi, tapi stok pupuk memang tidak mencukupi dari kebutuhan petani. 

"Untuk tembakau tidak mendapat subsidi. Itu pun masih sulit mendapatkan pupuk meskipun beli," lanjutnya. 

Juwandi menjelaskan, ada sekitar 3.000 hektare lebih lahan tanam tembakau di Klaten. Satu hektare membutuhkan pupuk ZA sekitar 4-6 kuintal. 

"Masalahnya petani kesulitan mendapatkan pupuk, sehingga kami mendukung komitmen Pak Ganjar dalam mempermudah pupuk khusus petani tembakau," tegasnya. 

Sementara, Ganjar Pranowo mengatakan bahwa petani tembakau sulit mendapatkan pupuk, meskipun tidak bersubsidi. Maka, perlu ada pabrik yang memproduksi pupuk dan didistribusikan dengan benar. 

"Untuk pengelola pupuk, dengarkan, bagi petani yang tidak mendapatkan pupuk subsidi tolong dipenuhi kebutuhannya," terang Ganjar. 

Ganjar juga menyinggung perlunya mekanisasi pertanian, misalnya petani butuh kultivator, alat pertanian untuk pengolahan tanah sekunder. "Karena banyak tenaga yang semakin berkurang, bantuan ini sangat perlu," paparnya. 

Terakhir soal harga, mantan Gubernur Jawa Tengah mengatakan sangat fluktuatif dan bergantung terhadap cuaca. Tapi potensi tembakau harus dikembangkan. "Tapi produksi tembakau Klaten ini bisa ekspor dan ini potensi yang harus dikembangkan," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement