Kamis 15 Feb 2024 11:22 WIB

Real Count KPU Sementara, Prabowo Gibran Unggul 57 Persen di Jabar

Surat suara yang telah terekap dan masuk ke sistem sirekap baru mencapai 43,85 persen

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Arie Lukihardianti
Komisioner KPU Jabar Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Pemilih Hedi Ardhia
Foto: Reoublika/M Fauzi Ridwan
Komisioner KPU Jabar Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Pemilih Hedi Ardhia

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG---Pasangan calon (Paslon) nomor urut 02 Prabowo-Gibran unggul di Jawa Barat berdasarkan hasil real count sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat yang dilihat di website KPU. Berdasarkan pantauan hingga pukul 09.00 WIB, Kamis (15/2/2024) paslon nomor urut 02 meraih suara sebanyak 2.355.799 atau 57,13 persen.

Sedangkan pasangan nomor urut 01 Anies Baswedan- Muhaimin Iskandar memperoleh suara 1.311.770 atau 31,81 persen. Sedangkan pasangan nomor urut 03 meraih suara 455.761 atau sekitar 12.05 persen.

Baca Juga

Menurut Komisioner KPU Jabar Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Pemilih Hedi Ardhia, surat suara yang telah terekap dan masuk ke sistem sirekap baru mencapai 43,85 persen atau setara 61.589 tempat pemungutan suara (TPS). Total TPS di Jawa Barat mencapai 144.057.

"Rekap yang baru masuk itu 43,85 atau setara 61.589 TPS dari 144.057 baru masuk hari ini, rekapitulasi mulai bergeser di tingkat kecamatan," ujar Hedi di KPU Jabar, Kamis (15/2/2024).

Hedi mengatakan, rekapitulasi hari ini mulai dilakukan di kecamatan. Hedi berharap bisa segera secepatnya dilakukan penghitungan suara dan dipastikan sesuai tahapan yang ditetapkan oleh KPU RI.

"Sekarang baru mau rekap di kecamatan, mudah-mudahan secepatnya. Dinamika wilayah berbeda kita tidak bisa pastikan kapan yang jelas semua sudah sesuai dengan tahapan rekapitulasi yang dibuat KPU RI," katanya.

Setelah di kecamatan, kata dia, rekapitulasi dilanjutkan di jenjang kabupaten dan kota serta provinsi. Mayoritas surat suara yang masuk berasal dari wilayah dengan TPS terbanyak di Jawa Barat.

Terkait adanya pemungutan suara ulang (PSU), ia mengungkapkan masih akan berkoordinasi dengan Bawaslu Jawa Barat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement